Perayaan Diwali atau Deepavali diperingati umat Hindu India, Sikh dan Jainisme pada Kamis (4/11/2021).
Penetapan kapan Diwali atau Deepavali dirayakan mengacu pada kalender Hindu, biasanya jatuh pada Amanvasya atau bulan lalu pada hari ke-15 bulan Kartik dari Kalender Hindu.
Diwali diperingati untuk menandai kembalinya Dewa Rama, bersama istrinya Sita dan saudara laki-lakinya Lakshman ke Ayodhya setelah pengasingan selama 14 tahun dan setelah mengalahkan Rahwana, raja Lanka.
Untuk menandai kembalinya Rama, rakyatnya di Ayodhya menyalakan diya yang terbuat dari tanah di seluruh kerajaan.

Baca Juga:
Kenapa Masih Ada Asbak di Pesawat Meski Merokok Dilarang?
10 Hektar Lahan di Pulau Rinca Diperkirakan Terbakar, Komodo Dalam Kondisi Aman
Umat Hindu juga merayakan Diwali untuk menandai Hari Ibu Dewi Durga yang berhasil menghancurkan iblis bernama Mahisha.
Adapun, pemeluk agama Sikh merayakan Diwali atau Deepavali untuk menandai pembebasan guru keenam Hargobind Singh pada tahun 1619 dari penjara. Namun orang Sikh merayakan Diwali sebelum tanggal yang ditetapkan.
Pernah pada 1577, diletakkan batu fondasi Kuil Emas di Amritsar, tempat paling suci bagi Sikh tepat saat perayaan Diwali.
Perayaan Diwali berlangsung selama lima hari, menampilkan upacara yang berbeda setiap hari, dan hari ketiga menjadi acara utama di India.
Pada malam Diwali, sebagian besar umat Hindu memanjatkan doa kepada Lakshmi sebagai Dewi Kekayaan. Serta, Ganesha diyakini sebagai dewa yang mewakili keberuntungan, dan kebijaksanaan untuk tahun mendatang.
Saat upacara keagamaan berakhir, persembahan daging manis ditempatkan di depan para dewa, dan lampu tanah liat kecil yang dikenal sebagai diya, diatur di dalam rumah dan juga di luar rumah. Hal ini dipercaya membuat Dewa melimpahkan berkah dan kemakmuran untuk tahun depan.
(Kurniawati Hasjanah)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.