Sementara itu, salah satu warga yang bertugas melakukan pengaturan kapal yang bersandar maupun menyeberang di Pelabuhan Serangan, Nyoman Dina mengatakan sejak awal bulan Oktober 2021 penyeberangan di Pelabuhan Serangan perlahan mulai meningkat.
“Untuk kunjungan wisatawan yang menyeberang mulai ada perkembangan, belum full. Ada wisatawan yang ke Labuan Bajo, Gili Lombok, Nusa Penida, tapi masih WNA yang sudah lama tinggal di Bali dan domestik saja,” katanya.
Menurutnya, dalam sehari rata-rata ada 50 hingga 100 wisatawan yang melakukan penyeberangan sejak PPKM level 3 di Bali. Sementara itu, untuk jumlah kapal yang menyeberang berkisar dari dua hingga lima kapal dalam sehari.
Baca juga: Menikmati Keindahan Air Terjun Tukad Cepung, Wisata Tersembunyi di Bali
“Sebelum Covid-19, ada 30 boat yang disewa wisatawan untuk menyeberang ke Nusa Penida dan 40 kapal pinisi untuk ke Labuan Bajo,” ujarnya.
Pada saat normal, wisatawan yang mendominasi penyeberangan di Pelabuhan Serangan yakni wisatawan asal China.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.