Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Banyak Negara Kaya 'Rebut' Jatah Vaksin Negara Miskin

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 25 Oktober 2021 |14:04 WIB
Banyak Negara Kaya 'Rebut' Jatah Vaksin Negara Miskin
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Gagasan di balik Covax adalah bahwa itu akan menciptakan kumpulan vaksin yang dapat diakses semua negara, bahkan negara kaya. Namun, selain mendapatkan akses ke skema Covax, negara-negara seperti Inggris dan Kanada juga memiliki perjanjian sendiri dengan penyedia vaksin, yang berarti program mereka ditingkatkan.

Penasihat kesehatan global Oxfam, Rohit Malpani, mengatakan negara-negara seperti itu secara teknis berhak mendapatkan vaksin melalui Covax karena mereka membayar ke dalam skema tersebut.

Meski demikian, dia menilai hal tersebut tidak dibenarkan secara moral karena mereka juga menimbun vaksin dari perjanjian pribadi mereka sendiri. "Mereka seharusnya tidak mendapatkan dosis vaksin dari Covax," katanya.

"Tidak ada yang lebih baik dari double-dipping dan itu berarti bahwa negara-negara miskin yang sudah berada di belakang antrian, akan berakhir menunggu lebih lama," lanjut Malpani.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement