SEORANG perempuan bernama Rümeysa Gelgi dinobatkan sebagai wanita tertinggi di dunia yang masih hidup oleh Guinness World Records. Gelgi yang berasal dari Provinsi Karabük, Turki itu tingginya mencapai 215,16 cm atau 7 kaki.
Melansir dari Hurriyet Daily News, Sabtu (15/10/2021), ini kali kedua Gelgi masuk dalam buku rekor dunia Guinness, setelah pada 2014 saat berusia 18 tahun, ia juga pernah dinobatkan sebagai remaja perempuan tertinggi di dunia.
Baca juga: Menyelam di Museum Bawah Laut, Melihat Jejak Sengitnya Perang Dunia I
Pemegang rekor sebelumnya adalah Yao Defen dari China, yang tingginya 7 kaki dan 7 inci sudah meninggal pada 2012 dalam usia 40 tahun.
Gelgi diketahui terlahir dengan sindrom weaver, kondisi langka yang menyebabkan percepatan pertumbuhan sehingga membuatnya harus menggunakan kursi roda untuk beraktivitas. Tapi dia bisa menggunakan alat bantu jalan untuk waktu yang singkat.

Gelgi mengaku senang rekor barunya. “Saya, tentu saja, bangga. Menjadi wanita tertinggi membuat saya merasa istimewa,” katanya kepada Demirören News Agency.
“Setiap kekurangan dapat diubah menjadi keuntungan bagi diri sendiri, jadi terimalah diri Anda apa adanya, sadari potensi Anda dan lakukan yang terbaik,” tambahnya.
Baca juga: Karahantepe, Situs Kuno Warisan Neolitikum Paling Mengagumkan di Turki
Gelgi juga mengatakan bahwa tinggi badannya membuat orang tertarik ketika mereka berpapasan di jalan. Tetapi untungnya dia lebih banyak bertemu dengan orang baik.
Salah satu hobi Gelgi adalah berenang, dan dia menikmati makan bersama keluarganya. Keluarga Gelgi mengatakan mereka sangat bangga dengan gelar juara dunia yang dia terima.
Sangat menarik ketika melihat pria tertinggi, Sultan Kösen, dengan tinggi 251 sentimeter, juga berasal dari Turki. Kejadian ini langka dalam sejarah Guinness World Records.