Penerbangan besar-besaran ini merupakan tonggak sejarah lain bagi Qantas, terkenal dengan penerbangan jarak jauhnya yang bersejarah.
Maskapai ini juga telah memecahkan rekor pertamanya pada tahun 1989 ketika penerbangan pengiriman Qantas 747 terbang tanpa henti antara London dan Sydney dalam waktu 20 jam sembilan menit.
Awak dan penumpang disuguhi pemandangan yang menakjubkan dalam penerbangan,” kata Alex Passerini, kapten pesawat Qantas dan kepala pilot teknis maskapai.
“Qantas selalu menghadapi tantangan, terutama dalam hal perjalanan jarak jauh, dan penerbangan ini adalah contoh yang sangat baik dari kemampuan dan perhatian terhadap detail dari tim perencanaan penerbangan kami,” sambungnya.
Ales Passerini juga menambahkan: "Ada beberapa pemandangan yang benar-benar saat kami menelusuri Antartika dan merupakan bonus tambahan bagi penumpang kami yang sangat senang bisa pulang.”
QF14 juga merupakan pertama kalinya dalam sejarah penerbangan dari setiap benua yang berpenghuni mendarat di Darwin pada tahun yang sama, semuanya dioperasikan oleh Qantas.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.