Namun sayangnya, saat ini hidup remaja tergolong tidak seimbang karena banyaknya makanan dan minuman kekinian yang gizinya tidak seimbang. Di samping adanya situasi kemajuan teknologi,
"Dua hal itu membuat mereka mengalami keterbatasan gerak. Di situ juga mulai ketidakseimbangan," ucapnya.
Menurut Rita, kondisi ini bisa diubah dengan cara mengubah gaya hidup. Gaya hidup sehat dimulai dari keluarga agar remaja bisa memutuskan mata rantai stunting.
CEO Global Tanoto Foundation, Dr J Satrijo Tanudjojo menekankan pentingnya kesadaran para remaja dan peran mereka dalam pencegahan stunting di Indonesia.
"Stunting merupakan masalah besar yang memerlukan atensi dari berbagai lapisan masyarakat termasuk kaum muda. Sejak sekarang para remaja Indonesia perlu memahami stunting, salah satunya lewat buku," tutupnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.