Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada, Salaman Berisiko Tularkan Covid-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Senin, 04 Oktober 2021 |23:00 WIB
Waspada, Salaman Berisiko Tularkan Covid-19
Pandemi Covid-19 (Foto: medscape)
A
A
A

WALAUPUN Covid-19 sudah mulai mereda, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap penularan virus. Salah satunya dengan mengurangi aktivitas salaman yang bisa menjadi salah satu proses penularan virus Covid-19.

Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Adda'i melalui akun Instagram pribadinya @dr.fajriaddai, Senin (4/10/2021), membenarkan bahwa salaman adalah salah satu proses penularan virus.

 Pandemi virus corona

"Memang harus dipahami bahwa Covid-19 secara utama menular lewat udara diruangan tertutup atau percikan batuk manusia. Tapi bisa juga sekian persen di bawah satu persen bahkan, lewat droplet yang tertularnya melalui salaman," terang dr. Fajri.

Lebih lanjut, seseorang yang melakukan salaman, kemudian kucek-kucek (memegang) mata dan hidung, maka bisa menularkan virus masuk dan tertular. Itulah sebabnya pada era pandemi ini masyarakat harus memodifikasi gaya salaman.

"Misalkan dengan toss atau say hi, maka ini lebih aman lagi. Jaga jarak dan tidak ada proses sentuhan. Jadi meminimalkan proses transfernya virus juga. Kalau saya menyebutnya di era pandemi ini ada bentuk lain dari kasih sayang. Kita tidak mengurangi esensi kasih sayang dengan tatacara itu," tuntasnya.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement