DI masa pandemi, bukan hanya Covid-19 yang harus diwaspadai, tapi juga penyakit berbahaya lainnya. Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun kerap melakukan promosi hidup sehat untuk mencegah seseorang jatuh sakit.
Oleh karena itu, Kemenkes pun menggandeng PT Pfizer, sebagai salah satu produsen obat. Memang, Pfizer juga dikenal sebagai produsen vaksin Covid-19, meskipun pada awalnya banyak obat buatan Pfizer sudah masuk ke Indonesia.
"Upaya kolaborasi yang dilakukan adalah meningkatkan langkah promotif dan preventif kesehatan sebagai bagian dari ikhtiar mewujudkan Indonesia Sehat," terang laporan resmi Kemenkes di laman Sehatnegeriku, Sabtu (2/10/2021).
Nota kesepahaman pun keluar untuk memperkuat misi kolaborasi tersebut. Ditandatangani Sekretaris Jenderal Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha dan Policy and Public Affairs Director PT Pfizer Indonesia, Bambang Chriswanto, langkah ini diharapkan dapat menghasilkan hal baik bagi masyarakat Indonesia.
Nota kesepahaman ini meliputi upaya peningkatan promosi kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat, komunikasi, informasi dan edukasi dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit pneumonia; kanker payudara metastasis dan kanker paru; manfaat imunisasi bagi masyarakat.Kemudian, peningkatan pengkajian dan pengembangan ekosistem pendidikan bioteknologi kesehatan; peningkatan kapasitas sumber daya manusia; dan bidang kesehatan lainnya.
Sekjen Kunta mengatakan, dalam upaya mengatasi berbagai permasalahan kesehatan masyarakat diperlukan kemitraan dengan berbagai pihak termasuk mitra swasta. Berkenaan dengan hal tersebut, antara Kementerian Kesehatan dengan PT. Pfizer Indonesia bersepakat untuk bersinergi dalam rangka mewujudkan peningkatan upaya promotif dan preventif dalam rangka mewujudkan Indonesia Sehat.
"Kami percaya, sinergi dan kolaborasi yang disepakati dengan itikad baik untuk kepentingan masyarakat Indonesia, dengan memperhatikan aspek keselarasan, antisipatif, dan transparansi diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi secara bersama sama," katanya.