Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peringatan World Tourism Day dan Kiat Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif #DiIndonesiaAja

Fitria Dwi Astuti , Jurnalis-Rabu, 29 September 2021 |09:56 WIB
Peringatan <i>World Tourism Day</i> dan Kiat Pemulihan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif #DiIndonesiaAja
Foto: Dok Wonfulimage.id
A
A
A

Ada juga simbol dukungan lainnya yang meliputi kebersihan, kesehatan, keselamatan, kelestarian lingkungan ini dinamakan InDOnesia CARE (I Do Care). Untuk mengetahui apakah lokasi yang ingin Anda tuju sudah tersertifikasi CHSE atau belum, Anda dapat mengeceknya secara mandiri dengan mengunjungi laman chse.kemenparekraf.go.id.

2. Menggencarkan Promosi Destinasi Super Prioritas

 

Pulau Pada, Labuan Bajo, NTT (Foto. Instagram @nidyacarol)

Di tengah pandemi Covid-19, Kemenparekraf terus fokus mengembangkan 5 Destinasi Super Prioritas #DiIndonesiaAja, yaitu Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), dan Likupang (Sulawesi Utara). Bukan hanya dari infrastrukturnya saja, tapi juga dari sisi ekonomi kreatif yang turut dikembangkan dengan melibatkan masyarakat lokal.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia dianugerahi dengan panorama alam yang indah. Berkat itu, Indonesia menjadi salah satu negara tujuan wisata favorit bagi turis lokal maupun asing. Pengembangan 5 Destinasi Super Prioritas tentu berdampak langsung bagi kunjungan wisatawan setelah pandemi mereda. Hal ini juga akan berdampak baik bagi produk-produk ekonomi kreatif di daerah tersebut.

3. Menggencarkan Desa Wisata

 

Desa Penglipuran, Bali (Foto. Wonderfulimage.id)

Desa wisata atau village tourism merupakan salah satu sektor pariwisata yang tengah digencarkan oleh Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sektor tersebut tengah menjadi tren pariwisata di dunia saat ini sehingga memiliki peminat yang cukup banyak.

Desa wisata menawarkan pengalaman wisata yang berbeda. Wisatawan dapat berinteraksi dengan alam, budaya, dan masyarakat lokal.

Pengelolaan desa wisata di Indonesia sendiri merupakan bagian dari program pengembangan pariwisata berkelanjutan. Adapun rencana tersebut bertujuan mempercepat kebangkitan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Desa wisata yang ada di Tanah Air mampu menjadi lokomotif kebangkitan perekonomian khususnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Jika Anda berencana mengunjungi desa wisata yang sudah mendapatkan sertifikasi CHSE nanti, Anda bisa mencoba berkunjung ke Desa wisata Cibuntu di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat; Desa Penglipuran di Kabupaten Bangli, Bali; Desa Wisata Maria di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, dan masih banyak lagi. Namun, pastikan Anda sudah divaksin dan tetap mematuhi protokol kesehatan, ya!

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement