Setiap tahun, penggiat pariwisata di seluruh dunia memperingati World Tourism Day atau Hari Pariwisata Sedunia yang dicanangkan oleh Organisasi Pariwisata Dunia yaitu UNWTO (United Nations World Tourism Organization).
Nah, hari yang istimewa itu diperingati setiap tahunnya untuk mendorong perkembangan pariwisata di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Hari Pariwisata Sedunia juga merupakan momentum untuk kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia di tengah pandemi Covid-19 saat ini.
Bagi Anda yang membutuhkan lebih banyak informasi seputar destinasi wisata menarik dan produk ekonomi kreatif yang ada #DiIndonesiaAja untuk dijadikan wish list, yuk follow akun Instagram @pesonaid_travel! Namun, demi kesehatan dan kenyamanan bersama, Anda disarankan untuk berwisata ke destinasi yang berada di level PPKM dengan level rendah. Jangan lupa juga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan 6M serta segera melakukan vaksinasi, ya! Karena keselamatan kita bersama adalah prioritas utama.
Berbagai strategi dilakukan Kemenparekraf agar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif cepat pulih, di antaranya:
1. Meluncurkan Program Sertifikasi CHSE

Foto. Wonderfulimage.id
Pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan dua sektor yang mengalami penurunan secara signifikan sejak merebaknya pandemi Covid-19. Padahal, kedua sektor ini mempunyai kontribusi yang besar terhadap perekonomian nasional.
Dalam mendukung industri pariwisata dan ekonomi kreatif di tengah pandemi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus menggencarkan program CHSE, yakni Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keselamatan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan), agar kedua sektor tersebut dapat bangkit dan bertahan.
Kemenparekraf menggencarkan program CHSE agar dapat diimplementasikan oleh badan usaha masyarakat, seperti usaha pariwisata yang meliputi jasa transportasi wisata, hotel, homestay, rumah makan atau restoran, hingga MICE (Meetings, Incentives, Conferencing, Exhibitions).
Program ini dilaksanakan dengan memberikan sertifikasi CHSE bagi para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa pelaku usaha telah menerapkan protokol kesehatan secara baik di usahanya masing-masing.