Menurut laporan medis, bayi Kimberly yang tak bisa diselamatkan itu berjenis kelamin perempuan. Ia diharapkan dapat menjadi anak ketiga Kimberly, namun takdir berkata lain. Sang bayi mesti meregang nyawa sebelum dibesarkan oleh ibunya.
Sementara itu, pihak keluarga Kimberly mengatakan bahwa Kimberly tidak divaksin Covid-19 dan karena itu, pihak keluarga ingin membagikan kisah ini kepada masyarakat agar menjadi pengingat pentingnya vaksinasi untuk ibu hamil.
"Kami tak ingin ada Kimberly lainnya, karena itu kami sangat mendorong para ibu hamil untuk mau divaksinasi Covid-19," ungkap pihak keluarga Kimberly Rangel.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) menginformasikan bahwa wanita hamil yang tidak divaksinasi berisiko sakit parah dan bisa mengalami komplikasi kehamilan jika mereka terinfeksi Covid-19 saat hamil. "Vaksin tidak meningkatkan risiko keguguran dan belum terbukti berbahaya bagi janin," terang laporan itu.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.