Blake berujar bahwa tujuannya adalah untuk membuat pelancong merasa nyaman saat melewati proses screening di bandara.
“Hanya membantu mereka melalui proses itu, memastikan mereka memiliki pengalaman perjalanan yang lebih baik,” kata Blake.
Sebarkan TSA Cares ke seluruh dunia
Pada tahun pertama TSA Cares, ada 3.000 permintaan bantuan di seluruh negeri. Sejauh ini pada tahun 2021 telah menerima lebih dari 18.000 permintaan.
Terlepas dari pertumbuhan itu, program ini sedikit diketahui oleh banyak orang yang paling bisa menggunakannya. Informasi itu sering disampaikan dari mulut ke mulut.
Baca juga: 4 Pose Pramugari Evi Ria Santi di Taman Bunga, Cantiknya bak Queen of Flowers
TSA melakukan strategi untuk memberi tahu wisatawan bagaimana mereka dapat membantu. Misalnya, pada 14 September, TSA mengadakan tur di Bandara Phoenix Sky Harbor untuk kelompok dari Yayasan Anak Tunanetra.
Program ini sangat membantu penumpang yang memiliki keterbatasan fisik. Melody Girouard misalnya.
Ia memiliki kondisi genetik yang memengaruhi penglihatannya sejak ia masih kecil. Dia mengatakan sangat sulit dan menakutkan untuk bepergian sendiri. Girouard bahkan tidak bisa melihat isyarat visual seperti gerakan tangan yang melambai padanya.
“Bandara menakutkan karena saya tidak bisa membaca tanda-tandanya. Saya tidak bisa melihat ke mana saya pergi,” kata Girouard.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.