Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekolah Tatap Muka Sebabkan Angka Covid-19 Naik, Perlukah Ditunda Lagi?

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 24 September 2021 |15:20 WIB
Sekolah Tatap Muka Sebabkan Angka Covid-19 Naik, Perlukah Ditunda Lagi?
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
A
A
A

IMBAS pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah wilayah level 1-3 di Indonesia ada ribuan siswa dilaporkan terinfeksi Covid-19. Tentunya saja kondisi ini harus menjadi evaluasi, jika memang pembelajaran tatap muka masih ingin diteruskan.

Sebab, selama masa pandemi Covid-19, banyak siswa yang dilaporkan mengalami learning loss (Ketertinggalan Pemberlajaran). Mengenaskannya lagi, dilaporkan sejumlah siswa lupa cara membaca akibat pembelajaran jarak jauh (PTT) yang dinilai kurang efektif.

Pakar Epidemiologi Universitas Grifftith Australia, Dicky Budiman, menegaskan bahwa keputusan pemerintah untuk kembali melakukan PTM adalah pilihan yang tepat. Meski demikian, ada beberapa poin yang masih harus dikaji dan diperbaiki, agar PTM tersebut dapat berjalan dengan lancar tanpa mengabaikan risiko penularan Covid-19.

“Jadi ada faktor yang sebenarnya jadi titik lemah dan titik lengah yang harus diperbaiki. Sekolah harus tetap menjadi prioritas. Tapi tentu harus ditunda dulu kalau saat ini. Kalau dari sisi seorang epidemiolog, menyusun strategi pandemi seperti wabah maupun sebagai orangtua ya tetap saya setuju PTM dengan adanya mitigasi risiko yang dilakukan dengan sangat kuat, konsisten, dan berkomitmen,” ujar Dicky, saat dihubungi MNC Portal, Jumat (24/9/2021).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement