PT TAMAN Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC) melakukan simulasi uji coba pembukaan destinasi Taman Wisata Candi Borobudur dengan menerapkan aplikasi peduli lindungi.
"Hari ini kami melakukan simulasi uji coba dan besok baru uji coba," kata Direktur Utama PT TWC (Persero), Edy Setijono,
Simulasi uji coba penerapan aplikasi PeduliLindungi ini turut dipantau oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.
Ia mengatakan, nantinya ada evaluasi terkait uji coba tersebut sebelum adanya pembukaan objek wisata secara penuh mengikuti level kondisi daerah.
Menurutnya, tahapan uji coba ini bertujuan mengukur kesiapan destinasi terkait dengan penerapan prosedur baru. Kali ini ada penambahan protokol baru, yaitu penerapan aplikasi PeduliLindungi.
Edy menjelaskan, melalui penerapan aplikasi PeduliLindungi ini akan ada proses tracing kepada seluruh wisatawan yang masuk ke kawasan, karena nanti dari aplikasi itu terlihat riwayat vaksinasi para wisatawan.

"Jadi ini salah satu bentuk pemeriksaan tambahan terkait prokes agar destinasi itu menjadi destinasi yang aman seperti yang sudah dideklarasikan bahwa Borobudur harus menjadi destinasi yang aman untuk pariwisata," tuturnya.
Baca juga: Borobudur Highland, Pariwisata Terpadu yang Harus Sejahterakan Masyarakat
Ia berharap kepada satgas provinsi maupun kabupaten juga melakukan prosedur yang sama di tempat lain. Paling tidak harus ada hal-hal yang dipenuhi seperti sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability) oleh Kemenparekraf.
Kemudian, lanjut dia, pengelolanya sudah harus vaksin, jadi betul-betul menjaga bersama di seluruh destinasi, khususnya di Magelang raya ini.
"Jadi betul-betul bersinergi bersama, berkolaborasi bersama agar penyebaran Covid-19 bisa diminimalisir," katanya.