Kala itu ia sedang buang hajat di pinggir garang (halaman depan rumah yang terbuat dari kayu). Saat air sungai sedang pasang, biasanya orang-orang akan buang air tidak di toilet namun di tempat itu.
"Saat kita mau cuci, kita kan turun ke tangga, airnya kan baru pasang setengah jadi tangga belum tenggelam sepenuhnya. Pas turun, tangga tiba-tiba licin, kita terpeleset tapi untungnya masih bisa pegangan," kata Agus.
Baca juga: Cerita Horor Pramugari di Hotel, Dengar Suara Aneh hingga Bikin Frustasi
Agus dan temannya memegang anak tangga dengan kuat. Ia mengaku saat itu rasanya seperti ada yang menarik dan badannya tiba-tiba terasa licin. Agus pun berteriak berharap ada warga yang menolongnya.
“Saat terasa ditarik-tarik, saya teriak 'tolong ada hantu banyu narik'. Teman-teman yang di atas membantu menarik tangan saya. Akhirnya bisa naik ke atas,” kata dia.
Legenda hantu banyu memang sudah sangat terkenal di kalangan masyarakat Palembang, Sumatera Selatan. Hingga kini pun mitos tersebut masih sering diceritakan dari mulut ke mulut.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.