Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Merck Buat Obat Molnupiravir, Diklaim Bisa Cegah Covid-19

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 06 September 2021 |10:12 WIB
Merck Buat Obat Molnupiravir, Diklaim Bisa Cegah Covid-19
Ilustrasi obat Molnupiravir yang diklaim bisa mencegah covid-19. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PENGEMBANG obat Ivermectin, Merck & Co, bermitra dengan Ridgeback Biotherapeutics membuat obat Molnupiravir. Mereka mengungkapkan bahwa pil buatannya tersebut sudah masuk tahap akhir dalam uji coba obat pencegah covid-19.

Ya, perusahaan farmasi tersebut berharap Molnupiravir dapat mencegah infeksi covid-19. Namun hingga kini perusahaan belum memberikan rincian lebih lanjut tentang bagaimana tepatnya obat tersebut akan digunakan.

Baca juga: Studi: Penderita Covid-19 Bisa Alami Serangan Jantung Setelah Sembuh 

Di sisi lain dengan kuatnya data ilmiah yang menyatakan bahwa Ivermectin sejauh ini belum layak diberikan untuk obat terapi covid-19, Merck mengembangkan pil baru yang ternyata menjanjikan untuk terapi covid-19 yaitu Molnupiravir.

Keyakinan bahwa obat cacing Ivermectin itu berpotensi mengobati covid-19 berawal dari penelitian di Australia pada Maret 2020 yang menunjukkan bahwa obat tersebut dapat menghambat replikasi sel virus.

"Tapi, hasil penelitian ini tidak berlaku untuk kehidupan nyata, karena konsentrasi obat yang digunakan peneliti terlalu tinggi untuk dipakai ke manusia," terang dr Timothy Geary, ahli obat parasit yang telah mempelajari obat tersebut selama lebih dari satu dekade, seperti dikutip dari laman Daily Mail, Senin (6/9/2021).

Ilustrasi covid-19. (Foto: Okezone)

Sayangnya, informasi itu tidak menghentikan banyak orang untuk coba mengobati diri mereka sendiri dengan obat tersebut. Sebab, rumornya sudah menyeruak ke seluruh dunia.

Bahkan, mereka yang tidak mendapat Ivermectin resep dokter, mengambil jalan pintas ekstrem dengan menggunakan Ivermectin untuk hewan. Ini yang kemudian membuat beberapa negara mendesak agar penggunaan obat Ivermectin dihentikan sementara.

Baca juga: 5 Olahraga Favorit Artis-Artis Cantik Tanah Air, Bisa Cegah Covid-19 Lho 

Lebih lanjut The Kenilworth, perusahaan yang berbasis di New Jersey, Amerika Serikat, yang mengembangkan obat anti-parasit, telah memperingatkan agar tidak menggunakan Ivermectin untuk memerangi covid-19.

"Tidak ada dasar ilmiah yang kuat bahwa Ivermectin memiliki efek terapeutik potensial terhadap covid-19 dari studi praklinis. Tidak ada bukti bermakna untuk aktivitas klinis atau kemanjuran klinis pada pasien dengan penyakit covid-19, dan kurangnya data keamanan yang memprihatinkan di sebagian besar penelitian terhadap Ivermectin untuk covid-19," terang laporan The Kenilworth.

Ivermectin sendiri disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) untuk mengobati penyakit jenis parasit seperti onchocerciasis dan filariasis limfatik. Nah, Molnupiravir diklaim dapat mengisi peran yang saat ini banyak salah digunakan dalam penggunaan Ivermectin.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement