Namun, ada efek yang tidak nyaman ketika pemakai narkoba menggunakan metode ini yaitu iritasi atau rasa sakit di daerah dubur ketika jarum suntik tidak dilumasi dengan benar terlebih dulu.
Mereka yang melakukan metode mengonsumsi narkoba lewat dubur sangat riskan mengalami infeksi lubang anus. Hal ini berkaitan dengan teknik yang langsung menyasar lubang anus yang sangat sensitif.
"Lubang anus bisa tidak sengaja robek jaringan internalnya dan ini berbahaya sekali, bahkan bisa menyebabkan pendarahan," ungkap laporan dari San Francisco AIDS Foundation. Jika itu terjadi, risiko paling tinggi tentu saja HIV, hepatitis C, dan limfogranuloma venereum terkait klamidia.
Pada kasus overdosis, metode ini memungkinkan pelaku mengalami perlambatan pernapasan sampai menyebabkan kematian. Risiko overdosis meningkat jika pelaku mencampur beberapa obat tambahan. Lalu, pengguna awam atau mereka yang baru pertama kali menjajal metode ini juga sangat berisiko.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.