BED Occupancy Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan covid-19 nasional kini angkanya kian menurun. Hal tersebut sebagaimana disampaikan Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah.
Penurunan BOR terlihat lantaran jumlah pasien covid-19 yang membutuhkan fasilitas dan perawatan di rumah sakit kian berkurang. Menurut Dewi, saat ini berada di angka 25,04 per 31 Agustus 2021.
Baca juga: Harga Rapid Test Antigen Turun Jadi Rp99 Ribu, Kemenkes Beberkan Alasannya
Lebih lanjut ia menerangkan, tercatat tidak ada lagi rumah sakit rujukan pasien covid-19 yang memiliki BOR di atas 60 persen. Malahan rata-rata di setiap provinsi di Indonesia angkanya di bawah 30 persen.
"Sementara itu 15 provinsi memiliki BOR antara 30 persen sampai 59 persen (ketersediaannya)," ujar Dewi dalam konferensi pers virtual 'Covid-19 dalam Angka: Perkembangan Kondisi Kasus Covid-19 dan Kepatuhan Protokol Kesehatan di Indonesia', Rabu 1 September 2021.

Dewi menambahkan, total kasus aktif covid-19 yang mengalami penurunan adalah sebanyak 65,81 persen, yaitu selama dalam waktu kurang lebih 2 pekan belakangan ini.
Baca juga: 15 Cara Menghilangkan Mata Panda Paling Mudah, Dicoba Yuk!
Meski demikian, saat ini angka kasus aktif saat ini masih sebesar 19.281 kasus. Menurut Dewi, hal tersebut harus tetap diturunkan kasus aktif di bawah 100.000 kasus.
"Tapi saran bagaimana cara kita mengevaluasi, jangan dilihat dari rate angka positif harian. Minimal mingguan, atau bulanan. Ini akan bisa lihat tren ini (penurunan dan peningkatan covid-19) benar atau tidak," terangnya.
(Hantoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.