Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cek Fakta: Antibiotik Disebut Bikin Pasien Covid-19 Sesak dan Gangguan Irama Jantung

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Rabu, 01 September 2021 |16:30 WIB
Cek Fakta: Antibiotik Disebut Bikin Pasien Covid-19 Sesak dan Gangguan Irama Jantung
Ilustrasi (Foto : Livescience)
A
A
A

BELUM lama ini beredar kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa pasien yang diberikan antibiotik saat positif Covid-19 harus berhati-hati. Sebab, obat tersebut dapat menyebabkan gangguan irama jantung bahkan sampai sesak napas. Lantas apakah informasi ini fakta atau hoax semata?

Merangkum dari laman Instagram @dr.fajriadaai, Rabu (1/9/2021), Pakar Kesehatan sekaligus Dokter Relawan Covid-19, dr. Muhamad Fajri Addai, mengatakan bahwa pernyataan tersebut kurang tepat. Ia pun menjelaskan hal yang menyebabkan seseorang mengalami gangguan irama jantung dan sesak napas

"Gangguan irama jantung yang dinyatakan sebagai efek samping berbahaya dari antibiotik Azithromicyn dan Levofloxacin adalah efek samping yang sangat jarang terjadi. (1 dalam 1000 kasus) dan tidak semudah itu terjadi pada setiap orang," terang dr. Fajri.

Cek Fakta

Lebih lanjut, sesak napas yang dialami pasien, disebabkan karena perjalanan penyakit. Selain itu, penyakit tersebut wajib dipantau untuk mendeteksi dini adanya perburukan seperti penurunan saturasi oksigen.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement