Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ketua IDI: Prokes Harga Mati, Ditinggal Orang Bisa Mati!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 31 Agustus 2021 |13:01 WIB
Ketua IDI: Prokes Harga Mati, Ditinggal Orang Bisa Mati!
Ilustrasi (Foto : Timesofindia)
A
A
A

PROTOKOL kesehatan atau prokes adalah kebiasaan baru yang menjadi salah satu kunci mengakhiri pandemi Covid-19. Aktivitas sederhana lagi murah namun masih belum bisa ditaati dengan disiplin masyarakat.

Prokes sendiri menjamin kebersihan diri, meminimalisir individu terpapar virus dari orang lain, dan menjamin keamanan dari serangan virus yang kini semakin berkembang, melahirkan banyak varian.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Daeng M. Faqih, bahkan menegaskan bahwa prokes adalah harga mati di situasi pandemi ini. "Prokes itu harga mati. Jika ditinggalkan, maka risikonya seseorang bisa mati," katanya dalam webinar 'Keluarga Sehat Indonesia Kuat', Selasa (31/8/2021).

Pakai Masker

Salah satu poin dalam prokes yang disorot Daeng adalah menjaga kebersihan. Sudah barang wajib bagi setiap individu sekarang rutin mencuci tangan sebelum maupun setelah melakukan aktivitas. Tangan yang bersih ternyata menentukan kesehatan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement