Merangkum dari unggahan akun Instagram Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) @lawancovid19_id, dijelaskan bahwa informasi yang beredar tersebut belum terbukti kebenarannya.
Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk berhati-hati dengan informasi terkait kesehatan yang beredar tidak melalui kanal-kanal resmi seperti postingan di media sosial atau pesan berantai di aplikasi chatting.
Pasalnya, belum ada bukti ilmiah terkait gejala baru pada covid-19 yang bermutasi. Menurut dr RA Adaninggar SpPD, covid-19 memang telah bermutasi dan lebih menular. Tetapi, gejalanya masih sama.
Dengan gejala yang masih sama seperti sebelumnya, maka hingga saat ini pun varian baru covid-19 masih bisa terdeteksi dengan tes PCR.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.