Sisa-sisa kerangka hyena belang juga ditemukan di gua, serta kotoran fosil mereka, memberikan kepercayaan pada teori baru.
Pada 2013, para peneliti yang bekerja di Umm Jirsan bahkan melaporkan mendengar suara menggeram, menunjukkan bahwa penyimpanan tulang mungkin masih digunakan.
Dr Stewart mengatakan bahwa tulang-tulang di gua itu sangat terpelihara dengan baik, menawarkan wawasan unik tentang keanekaragaman hayati di kawasan yang terbentang selama beberapa ribu tahun.

“Materi di Umm Jirsan telah terakumulasi selama 7000 tahun terakhir, membuktikan kondisi yang sangat baik untuk pengawetan tulang di dalam tabung lava,” tulisnya di Twitter.
“Di wilayah di mana pengawetan tulang sangat, sangat buruk, situs seperti Umm Jirsan menawarkan sumber daya baru yang menarik.”
Penelitian ini dipublikasikan di Archaeological and Anthropological Sciences.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.