MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, jumlah pendaftar sertifikasi Cleanlinees, Health, Safety, dan Enviromental Sustainability (CHSE) saat ini mencapai 4.771 pelaku industri.
Sandiaga menjelaskan, bahwa target yang sedang diincar adalah 8.000 pelaku industri yang mendaftar CHSE. Akan tetapi, lanjutnya, pihaknya ingin menggandeng pihak swasta dan pentahelix agar targetnya lebih banyak lagi.
Ia berharap, CHSE dapat diterapkan secara totalitas, sehingga ketika Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selesai maka akan kembali normal dan aktivitas berjalan seperti sediakala.
Selain itu, sosialisasi terkait dengan CHSE akan terus dilakukan oleh Kemenparekraf. Sehingga nantinya tingkat kesiapan pelaku usaha parekraf dalam operasionalnya di era adaptasi kebiasaan baru semakin besar.
"Sertifikasi CHSE ini harus betul-betul jadi gold standard dalam pelaksanaan pelayanan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya saat Weekly Press Briefing secara virtual Senin kemarin.

Baca juga: Ini Keuntungan Objek Wisata Bersertifikat CHSE
"Karenanya kami mendorong agar pelaku usaha parekraf untuk dapat mendaftarkan usahanya, dan bagi konsumen untuk dapat memilih destinasi atau sentra ekonomi kreatif serta usaha lainnya yang sudah memiliki sertifikasi CHSE," tambah Sandi.
Menurut dia, hingga saat ini antusiasme industri untuk mendaftarkan usahanya juga terus meningkat.
Hal tersebut menunjukkan, bahwa semua pihak sadar, serta penekanan pada aspek CHSE benar-benar menjadi hal yang harus diperhatikan di era adaptasi kebiasaan baru.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.