Secara fisiologis selain terdapat komponen makro dan mikro protein, ASI juga mengandung enzim, hormon, dan faktor bioaktif. Komponen ini berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh bayi yang masih rentan, serta mendapatkan zat-zat antiinflamasi, imunomodulator dan beragam faktor bioaktif lain yang memiliki khasiat masing-masing.
Dalam tubuh ibu yang terkonfirmasi positif, dalam tubuhnya mengalir ASI-nya mengandung imunoglobulin A dan B, selain itu mengalir pula lactalbumin, lactadherin dan zat lainnya yang merupakan benteng perlawan terhadap SARS CoV2.
“Inilah yang disebut imunisasi pasif yang diberikan oleh ibu penyintas Covid-19 kepada bayi yang disusui. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa aktivitas antibodi sIgA spesifik SARS CoV2 dan Imunoglobulin spesifik (IgS) dalam air susu ibu penyintas Covid-19 bisa bertahan selama 7-10 bulan setelah infeksi,” tuntasnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.