Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sydney Lockdown, Maskapai Ini Berhentikan 2.500 Karyawannya

Firziana Zahra , Jurnalis-Kamis, 05 Agustus 2021 |00:03 WIB
Sydney <i>Lockdown</i>, Maskapai Ini Berhentikan 2.500 Karyawannya
Ilustrasi (Shutterstock)
A
A
A

Joyce mengatakan maskapai tidak bisa lagi mempertahankan 2.500 pekerja dalam daftar gajinya, tetapi menggambarkannya sebagai tindakan sementara.

"Ini jelas hal yang terakhir kami lakukan, hal ini juga sangat berbeda dari waktu ini tahun lalu ketika kami memiliki lebih dari 20.000 karyawan mengundurkan diri,” katanya

Tahun lalu, Qantas terpaksa memecat sekitar 6.000 staf - sekitar seperlima dari tenaga kerjanya.

 Ilustrasi

Pada bulan Mei, maskapai mengatakan akan melaporkan kerugian tahunan lebih dari 2 miliar.

Pada hari Selasa, Joyce mengatakan perjalanan domestik dapat kembali ke 50-60% dari tingkat normal dengan pembukaan kembali Victoria dan Australia Selatan.

Qantas belum dapat melanjutkan rute internasional, kecuali ke Selandia Baru karena penutupan perbatasan internasional Australia.

Maskapai ini sebelumnya mengatakan kehilangan sekitar 2,3 juta seminggu dari divisi internasionalnya.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement