Dia melanjutkan bahwa penemuan kasus varian Delta Plus tersebut dari pengecekan WGS yang sifatnya surveilans. "Jadi, hasil pemeriksaan sudah didapat sejak 2-3 minggu yang lalu," tambah Siti Nadia.
Selain varian Delta Plus, di RS Raden Mattaher juga diketahui ada pasien Covid-19 dengan varian berkode AY.3 yang juga masih dalam keluarga varian Delta, tapi beda dengan Delta Plus (AY.1).
Baca Juga : Varian Delta Plus Mengancam Orang yang Belum Dapat Vaksin Covid-19
Diketahui, Satgas Penanganan Covid-19 Jambi kini tengah melacak pasien Delta Plus yang telah sembuh tersebut untuk mendata lebih jauh mengenai riwayat kontak eratnya.
"Kami akan lacak dengan cepat, kami akan cari orang yang terpapar ini karena data yang dikirim hanya menyantumkan nomor dan perkiraan usia yang memang sudah SOP-nya begitu," papar Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Jambi, Johansyah.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.