Menurut Mahesa, peran masyarakat sipil (civil society) menjadi penting untuk memberantas hoaks kesehatan terutama terkait Covid-19.
Di sisi lain, dia mewakili IDI berharap masyarakat bisa semakin terbuka pemahamannya dan pada akhirnya mampu disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan terkena penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itu.
"Peran dari civil society kita harapkan bisa bersama-sama memerangi hoaks kesehatan terutama terkait Covid-19. Kami berharap masyarakat lebih terbuka lagi pemahamannya terkait situasi hari ini dan pemahaman terbuka kita harapkan menghasilkan penanggulangan yang lebiih baik lagi ke depan, masyarakat lebih disiplin," tutur Mahesa.
(Martin Bagya Kertiyasa)