Sebagian masyarakat meyakini hingga kini terdapat bekas roda andong di puncak air terjun. Muncullah mitos di kalangan masyarakat setempat bahwa pasangan yang baru menikah, sangat dilarang memasuki kawasan air terjun ini sebab dipercaya dapat mendapatkan malapetaka atau musibah.
Jika hendak menuju lokasi bisa dimulai dari Kota Jepara menuju ke Kecamatan Pakis Aji, lalu kemudian Pasar Lebak. Sesampainya di pertigaan Pasar Lebak berbelok ke selatan hingga tiba di perempatan yang ada haltenya. Setiba di halte ini pengunjung belok kiri dan terus ikuti jalan hingga tiba di Desa Tanjung.
Selanjutnya dari Desa Tanjung ini naik lagi (ke arah timur) hingga ujung desa di mana tidak ada lagi rumah penduduk. Ikuti saja jalan tersebut sampai tiba di pertigaan jalan kecil dan ada tanda menuju lokasi air terjun Jurang Nganten. Untuk masuk ke sana wisatawan hanya perlu merogoh kocek Rp5.000 saja per orang. Perlu diketahui juga jika fasilitas di tempat wisata ini masih belum memadai, mengingat belum adanya pihak yang mengelola.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.