MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak masyarakat menjadi pahlawan di masa pandemi dengan cara disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) dan tidak menyebarkan berita hoaks, misinformasi, ataupun disinformasi tentang Covid-19.
Saat bedah buku karya Kamrussamad berjudul 'Pahlawan-Pahlawan Le Parle CovidNomics' yang digelar secara virtual pada Kamis kemarin, Menparekraf berpendapat bahwa setiap orang bisa menjadi pahlawan untuk mengatasi pandemi ini.
"Untuk itu, perlu cara bijak dan efektif menghargai jerih payah para pahlawan pandemi Covid-19. Serta, selalu mengusung narasi dan konten-konten yang positif serta berita baik untuk percepatan penanggulangan penyebaran virus penyebab Covid-19, misalnya menangkal hoaks, miss-informasi maupun disinformasi tentang Covid-19,” ujar Sandiaga.
Ia menambahkan, pandemi merupakan tantangan besar yang dialami dunia pada berbagai sektor. Tidak hanya kesehatan, tapi juga ekonomi, sosial serta pariwisata dan sektor kreatif.
Baca juga: Maknai Momen Idul Adha, Sandiaga Uno: Bangkit saat Sulit & Menang Lawan Covid-19
Krisis kali ini lanjutnya, bersumber dari kesehatan sehingga menimbulkan permasalahan beragam, berbeda dibandingkan krisis keuangan Asia pada 1998 dan krisis keuangan global pada 2008 yang berawal dari sektor ekonomi dan keuangan.
Mantan Wagub DKI Jakarta itu menjelaskan, pemerintah berupaya maksimal menekan laju penyebaran Covid-19 sebagai prioritas utama, kemudian menjalankan kebijakan-kebijakan berbasis data untuk menanggulangi dampak di sektor Parekraf yang menjadi mata pencaharian bagi 34 juta masyarakat Indonesia.
Sebagaimana tertulis dalam bagian kedua dan ketiga buku 'Pahlawan-Pahlawan Le Parle CovidNomics', diterangkan juga kebijakan pemerintah untuk merespons pandemi ini.