Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (D-PKP) Kabupaten Bangli, I Wayan Sarma membenarkan kematian ribuan ikan di Danau Batur akibat keracunan belerang. Namun kali ini yang paling parah.
“Semburan belerang dari dasar danau itu naik ke permukaan dan mematikan ribuan ikan milik petani di wilayah Desa Kedisan ke timur hingga ke Desa Abang Batu Dinding,” ucap Wayan Sarma.
Karena dampak itu, pihaknya bersama petugas dan pembudidaya ikan segera mengevakuasi bangkai ikan dari dalam danau. Dan belasan ton ikan yang mati akhirnya berhasil diangkut. “Sementara ini baru sekitar 17 ton bangkai ikan yang berhasil diangkat dari danau,” terangnya.
Menurutnya, fenomena semburan belerang di Danau Batur merupakan siklus tahunan yang biasa terjadi antara rentang Juli hingga September.
(Rizka Diputra)