Rapat ini juga menyusun perencanaan dan pemetaan destinasi pariwisata, pembinaan pengelola destinasi dan homestay di lokasi kawasan wisata, pembinaan dan pengembangan desa wisata pengawasan wisata halal, promosi pariwisata nusantara di dalam dan di luar negeri, pengembangan pariwisata daerah, pembinaan SDM Ekonomi Kreatif, dan pembinaan kreatifitas/usaha ekonomi masyarakat di sekitar objek wisata.
"Sejumlah poin strategis pengembangan ekonomi kreatif di Riau dibuat di antaranya peningkatan kapasitas kualitas dan kuantitas sumber daya manusia kreatif, dan peningkatan daya tarik subsektor industri kreatif, apalagi sejumlah agenda pariwisata tahun 2021 batal digelar," jelas Roni.
Imbas pandemi Covid-19, sebanyak tujuh agenda pariwisata tahun 2021 batal dilaksanakan. Ketujuh agenda itu yakni Tour De Siak, Gema Muharram, Haul Tuan Guru, Lomba Mancing Dumai, Perang Air, Festival Bakar Tongkang, dan Festival Pacu Jalur.
(Rizka Diputra)