Menurut laporan DNA India, varian Kappa dianggap oleh para ahli kesehatan adalah strain virus mutan ganda.
Jadi, mutasi E484Q yang identik dengan mutasi E484K yang diidentifikasi dalam varian Brasil dan Afrika Selatan yang menyebar cepat, adalah salah satunya. Bahkan, diketahui bahwa varian Kappa mengandung mutasi L452R yang memungkinkan virus menghindari pertahanan alami sistem kekebalan tubuh.
"Kemampuan menetralkan antibodi yang dimiliki varian Kappa mungkin sedikit mengurangi efektivitas vaksin yang ada sekarang dan kekebalan yang dihasilkan dari infeksi alami," terang laporan tersebut, Rabu (14/7/2021).
Terkait dengan durasi penularan dalam 10 detik, laporan ini tidak menjelaskan secara rinci.
Namun, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 PB IDI Prof Zubairi Djoerban mengatakan di Twitter-nya bahwa varian Kappa menular dengan cepat di manusia.