DALAM menjalankan program vaksinasi Covid-19 nasional, Indonesia sejauh ini sudah memiliki lima jenis vaksin.
Pertama yakni CoronaVac buatan Sinovac Live Science asal Cina, vaksin Covid-19 PT Bio Farma dan Cov2 Bio yang bahan bakunya didapat dari Sinovac Live Science lalu diolah oleh Bio Farma.

Kemudian ada vaksin AstraZeneca, Sinopharm, dan terakhir Moderna yang akan digunakan sebagai suntikan ketiga (booster) penguat bagi para 1,4 juta tenaga kesehatan di seluruh Indonesia.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Penny Lukito dalam waktu dekat akan bertambah lagi satu jenis vaksin yang akan segera mendapatkan izin penggunaan daruratnya, atau Emergency Use Authorization (EUA).