Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

34 Juta Pelaku Parekraf Terdampak PPKM Darurat, Sandiaga Uno: Banyak Dirumahkan

Novie Fauziah , Jurnalis-Selasa, 13 Juli 2021 |09:30 WIB
34 Juta Pelaku Parekraf Terdampak PPKM Darurat, Sandiaga Uno: Banyak Dirumahkan
Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Instagram/@sandiuno)
A
A
A

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, terdapat 34 juta pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) terdampak buruk saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali. Sehingga terpaksa menutup destinasi wisata.

Para pelaku parekraf tersebut yang terkena dampak buruk PPKM Darurat, terpaksa harus dirumahkan. Mayoritas mereka adalah yang berada di Jawa dan Bali.

"Dampaknya luar biasa PPKM ini yang terpaksa memberhentikan mobilitas yang sampai menutup destinasi wisata. Sebanyak 34 juta pelaku usaha pariwisata dan eknomi kreatif di Jawa dan Bali yang dirumahkan," ujar Sandi dalam Weekly Press Briefing secara virtual Senin, 12 Juli 2021.

Baca juga: 9.605 Pelaku Pariwisata di Bogor Terdampak Pandemi, Bagaimana Strategi Pemulihannya?

Menurut Sandi, Bali merupakan kawasan terparah yang terdampak PPKM Darurat ini. Pelaku parekraf tidak bisa beraktivitas, dan harus mengurangi mobilitas.

Salah satu contohnya ialah tidak bisa melaksanakan syuting di Pulau Dewata tersebut, padahal prosesnya seharusnya berjalan seperti yang sudah ditentukan.

Namun, untuk kebutuhan syuting, Sandiaga mencoba memberikan pertimbangan agar proses syuting tetap lancar. Tentunya dengan persyaratan, harus mematuhi protokol kesehatan dan PPKM Darurat.

"Mereka harus patuh PPKM Darurat. Nanti kita bantu fasilitasi. Misalnya, kalau sektor perfilman bisa syuting di kawasan Politeknik Pariwisata Bali," terangnya.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement