Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

9.605 Pelaku Pariwisata di Bogor Terdampak Pandemi, Bagaimana Strategi Pemulihannya?

Antara , Jurnalis-Selasa, 13 Juli 2021 |07:02 WIB
9.605 Pelaku Pariwisata di Bogor Terdampak Pandemi, Bagaimana Strategi Pemulihannya?
Curug Leuwi Lieuk, Cibadak, Sukamakmur, Bogor (Foto by tempatwisataterdekat.com)
A
A
A

PEMERINTAH Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mencatat sedikitnya ada 9.605 pelaku usaha pariwisata di wilayahnya terdampak pandemi COVID-19.

"Total sekitar 9.605 orang pelaku pariwisata terdampak mulai dari tempat wisata, hotel, hingga restoran. Macam-macam, ada yang di-PHK, dirumahkan sementara dan hanya mendapat setengah gaji," kata Bupati Bogor, Ade Yasin di Cibinong, Bogor, Senin 12 Juli 2021.

Menurutnya, kondisi terpuruk tersebut bermula ketika awal pandemi yang mewajibkan semua tempat wisata ditutup.

Baca juga:  5 Destinasi Wisata Hits di Bogor, Asyik Buat Piknik Bareng

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu mengaku telah menggolongkan pelaku pariwisata sebagai prioritas penerima vaksin, sebagai langkah awal pemulihan sektor pariwisata.

Ia juga kini fokus mengembangkan potensi ekonomi pariwisata, khususnya yang berbasis konservasi. Ia menjalankan strategi pemulihan ekonomi nasional melalui pengembangan wisata desa.

 

Ade Yasin bahkan mengklaster empat aspek pembangunan kepariwisataan, yakni pembangunan destinasi pariwisata, industri pariwisata, pemasaran pariwisata, dan kelembagaan kepariwisataan.

Baca juga:  Mirisnya Fenomena Kawin Kontrak yang Mencoreng Pariwisata Puncak

Ia menganggap pariwisata sebagai sektor andalan di Kabupaten Bogor dalam hal penggerak roda perekonomian. Setidaknya ia memiliki empat alasan yang membuat pariwisata di wilayahnya menjadi sektor andalan.

Pertama, pariwisata menjadi penyumbang devisa negara terbesar kedua. Alasan kedua, menyerap tenaga kerja dan memiliki nilai tambah yang besar.

Ketiga, menjadi pembangunan berkelanjutan atau kelestarian lingkungan. Keempat karena Bogor memiliki potensi besar pariwisata.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement