Halo semua, yuk merapat! Podcast Jajan Sejarah bareng Dua Farid balik lagi loh. Mereka akan kembali ngajak kamu jalan-jalan buat cari tahu tentang fakta sejarah yang ada di sekitar Jakarta, sekaligus ngasih rekomendasi tempat makan apa saja yang harus dikunjungi di kota ini. Udah nggak sabar buat jalan-jalan sekaligus kulineran sama mereka? Langsung dengerin di RCTI+ aja yuk!
Di masa pandemi seperti sekarang, semua tempat hiburan terpaksa harus ditutup sementara, termasuk bioskop. Pasti pada kangen suasana nonton film di bioskop kan? Nah, Dua Farid sekarang bakal ngajak kita bernostalgia sama salah satu bioskop yang pernah berjaya di era 80-an, yaitu Grand Theater Senen . Tapi kita juga bakal diajak kulineran ke Coto Makassar Daeng Ngawing, makanan yang sudah pernah masuk Istana Negara!
Daerah Senen sebenarnya dulu punya bioskop yang keren banget, yaitu Grand Theater. Sayangnya, bioskop yang berdiri semenjak 1930-an ini tidak terawat dengan baik dan terbengkalai, sehingga pada 2016 ia resmi ditutup. “Sayang banget sebenarnya, padahal kalo bisa direstorasi, direvitalisasi, itu bisa jadi tempat yang bagus,” ucap Farid. Nggak sampai di situ, karena memang sangat hafal dengan daerah Senen, Farid juga mengatakan kalau ada makanan enak di dekat bioskop itu, yaitu Coto Makassar Daeng Ngawing.
Coto yang satu ini merupakan salah satu makanan kesukaan *(Embed “makanan kesukaan”)* mantan Wakil Presiden RI, yaitu Bapak Jusuf Kalla. Sehingga, mereka sudah beberapa kali dipesan oleh beliau ke Istana Negara *(Embed “Istana Negara”)*. Lokasinya tidak seperti restoran, tapi seperti kios. Coto Makassar ini terdiri daging, hati, babat, lidah, hingga otak. Farid bercerita kalau ada yang menarik saat dia mencoba Coto ini. “Begitu gua nyobain (Coto), kaldunya memang pekat, tapi rasanya hambar,” ucap Farid. Ternyata, di kios Coto Makassar ini kita dibebaskan menyesuaikan rasa Coto ini sesuai keinginan. Nanti setiap bumbunya akan tersedia di masing-masing mejanya. Unik banget nih!