Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Imbas PPKM Darurat, Jumlah Penumpang Kereta Api Anjlok hingga 50%

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 06 Juli 2021 |22:15 WIB
Imbas PPKM Darurat, Jumlah Penumpang Kereta Api Anjlok hingga 50%
Kereta api (KAI)
A
A
A

JUMLAH penumpang Kereta Api Jarak Jauh turun drastis sejak 3 hingga 5 Juli 2021 menyusul adanya PPKM Darurat Jawa Bali. Dalam tiga hari tersebut tercatat jumlah penumpang KA Jarak Jauh dengan berbagai tujuan hanya 51.363 orang, turun 50 persen dibandingkan pekan sebelumnya pada 26 sampai 28 Juni sebanyak 104.072 orang.

Mulai 5 Juli, pelanggan Kereta Api Jarak Jauh di Pulau Jawa dan Sumatera wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Baca juga: Mulai 5 Juli, Pengguna KA Jarak Jauh Wajib Punya Kartu Vaksin

Khusus perjalanan KA Jarak Jauh di Pulau Jawa, pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi dosis pertama.

Sejak pemberlakuan aturan baru tersebut, terjadi penurunan jumlah pelanggan KA Jarak Jauh sebesar 65 persen.

Pada 5 Juli, KAI memberangkatkan 8.829 pelanggan KA Jarak Jauh turun dibanding keberangkatan 4 Juli sebanyak 25.495 pelanggan KA Jarak Jauh.

"Penurunan ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai membatasi pergerakan mereka sesuai arahan dan kebijakan pemerintah pada masa PPKM Darurat," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan pers, Selasa (6/7/2021).

KAI mendukung penuh kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah pada moda transportasi kereta api di masa PPKM Darurat ini untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

Joni menjelaskan, penurunan itu juga sebanding dengan pengurangan jumlah perjalanan yang dilakukan KAI.

Baca juga: Catat! Begini Aturan Terbaru Naik Kereta Api di Masa PPKM Darurat

Pada periode PPKM Darurat, KAI mengurangi perjalanan KA Jarak Jauh sebanyak 44% dibanding perjalanan di Juni. Dari rata-rata 122 perjalanan KA Jarak Jauh per hari di bulan Juni, menjadi 68 perjalanan KA Jarak Jauh per hari pada masa PPKM Darurat.

KAI hanya mengizinkan masyarakat yang sudah sesuai persyaratan yang dapat naik kereta api. Petugas akan memeriksa dengan tegas, cermat, dan teliti seluruh kelengkapan calon penumpang.

Untuk membantu masyarakat melengkapi persyaratan, KAI kembali menambah layanan Vaksinasi Covid-19 Gratis di Stasiun, yaitu Stasiun Malang mulai 6 Juli 2021.

Dengan demikian, kini terdapat 11 Stasiun yang menyediakan Vaksinasi Covid-19 Gratis khusus pelanggan KA Jarak Jauh yaitu:

1. Gambir

2. Pasar Senen

3. Bandung

4. Cirebon

5. Semarang Tawang

6. Purwokerto

7. Yogyakarta

8. Solo Balapan

9. Madiun

10. Jember

11. Malang

Ilustrasi

Syarat untuk mengikuti Vaksinasi Covid-19 Gratis ini yaitu harus berusia 18 tahun ke atas, menunjukkan kode booking tiket yang sudah dibayar atau tiket KA Jarak Jauh yang berlaku, memiliki KTP, dan datang paling lambat H-1 sebelum jadwal keberangkatan Kereta Api.

Khusus bagi ibu hamil bisa mendapatkan vaksin di stasiun setelah mendapat penjelasan dari petugas kesehatan dan bersedia atas pilihannya untuk divaksin Covid-19.

"Pada periode 3 sampai dengan 5 Juli 2021 KAI telah melakukan vaksinasi kepada 993 pelanggan KA Jarak Jauh di berbagai stasiun," ujar Joni.

Selain layanan Vaksinasi Covid-19 Gratis di Stasiun, KAI juga telah menyediakan 83 Stasiun yang melayani Rapid Test Antigen seharga Rp 85.000.

"KAI siap memberikan pelayanan terbaik dengan protokol kesehatan yang ketat, kepada masyarakat yang tetap harus bepergian pada masa PPKM Darurat ini," tutup Joni.

(Salman Mardira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement