Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia Peringkat Pertama Anak Meninggal Covid-19, IDI Usulkan Vaksin Anak-Anak

Antara , Jurnalis-Rabu, 23 Juni 2021 |05:39 WIB
Indonesia Peringkat Pertama Anak Meninggal Covid-19, IDI Usulkan Vaksin Anak-Anak
Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)
A
A
A

IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat Indonesia menjadi peringkat pertama tingkat kematian tertinggi di dunia untuk kategori anak-anak yang terpapar Covid-19. Adapun catatan tingkat case fatality rate anak di Indonesia, mencapai 3-5 persen.

Oleh karena itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meminta pemerintah mempertimbangkan vaksin Covid-19 bagi anak-anak. Pasalnya, anak-anak selain korban juga bisa menjadi carrier bagi keluarganya.

Memang, kasus penyebaran virus itu juga sudah mulai meningkat ke kategori anak-anak per Juni 2021 ini. Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mendukung pemberian vaksin Covid-19 pada anak-anak ialah dengan melakukan uji klinis.

“Jadi memang sampai saat ini belum ada proses uji klinis (vaksin Covid-19) untuk anak- anak. Untuk memberikan vaksin itu diperlukan proses uji klinis, ketika uji klinis sudah dinyatakan aman maka barulah vaksin bisa diberikan kepada anak-anak,” kata Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dokter Adib Khumaidi.

Dokter Adib menjelaskan dari data yang terhimpun oleh IDAI peningkatan kasus Covid-19 pada anak- anak meningkat seiring masuknya varian delta di Indonesia. IDAI mengungkapkan setidaknya 1 dari 8 kasus Covid-19 merupakan kasus anak-anak.

Perbandingan itu menunjukan anak-anak menjadi kategori yang juga berisiko tertular Covid-19 bersamaan dengan orang dengan komorbid dan lansia.

Adapun yang harus dilakukan orangtua di masa genting saat Covid-19 mengancam anak-anak adalah dengan tidak membiarkannya lengah terhadap protokol kesehatan dan tidak mengajak anak untuk keluar rumah jika tidak diperlukan.

“Anak- anak ini tidak hanya menjadi korban. Mereka juga bisa berperan jadi carrier (jika terpapar Covid-19) bagi orangtua dan kakek neneknya,” kata Adib.

Untuk itu, ia mengharapkan pemerintah dapat mengambil langkah untuk memulai menyiapkan pemberian vaksin Covid-19 untuk anak- anak.

“Kita harapkan pemerintah juga mengupayakan vaksinasi untuk anak- anak. Kita harap segera ya,” katanya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement