DI tengah pandemi Covid-19 banyak orang yang berusaha mendapatkan vaksin Covid-19 agar terhindar dari serangan virus corona.
Namun sejatinya, seseorang dapat menjadi kebal dengan cara pulih dari infeksi Covid-19 sebelumnya atau melalui vaksinasi Covid-19. Sementara beberapa individu tidak dapat menjadi kebal karena alasan medis, seperti imunodefisiensi atau imunosupresi, sehingga bagi komunitas seperti ini, kekebalan kelompok atau herd immunity jadi perlindungan yang sangat penting.

Kekebalan kelompok terhadap Covid-19 diwujudkan dengan melindungi orang melalui vaksinasi, bukan dengan membiarkan masyarakat terpapar oleh patogen penyebab penyakit.
"Vaksin melatih sistem kekebalan tubuh untuk membuat protein yang melawan penyakit, yang dikenal sebagai 'antibodi'. Seperti yang akan terjadi ketika seseorang terpapar suatu penyakit. Vaksin bekerja tanpa membuat seorang sakit dan terinfeksi suatu virus. Orang yang divaksin dilindungi dari suatu penyakit yang menularkan patogen, hal tersebut akan memutus rantai penularan," ujar Dokter Spesialis Penyakit Dalam Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Sandra Sinthya Langow Sp.PD, Selasa, (15/6/2021).
Menurut Dokter Sandra, sebagian besar populasi masyarakat perlu divaksin untuk menurunkan jumlah keseluruhan virus yang terus menyebar di seluruh populasi. "Hal yang paling efisien adalah vaksinasi covid kepada kelompok anak muda dengan rentan umur dimulai dari usia 18 tahun."
Usaha pemerintah guna menahan laju penyebaran virus corona, terang Dokter Sandra, adalah vaksinasi kepada masyarakat untuk rentan usia diatas 18 tahun pada beberapa waktu. Ini merupakan langkah yang menggembirakan.