VITAMIN D menjadi populer saat Pandemi Covid-19 ini, lantaran dipercaya bisa meningkatkan imunitas. Peran vitamin D dalam mencegah infeksi ini pun menjadi alasan banyak orang mulai mengonsumsi atau bahkan berjemur sinar matahari.
Ahli hematologi, onkologi, dan ahli gizi Yale Medicine, Barry Boyd mengatakan, vitamin D memiliki keunggulan memperkuat otot, melawan peradangan, mencegah diabetes. Selain itu, vitamin D sangat baik untuk melawan infeksi virus seperti influenza dan coronavirus.
Merujuk dari BMJ 2017 yang membandingkan suplemen vitamin D dengan plasebo, menemukan bahwa vitamin D dapat mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan akut, dengan pemberian suplemen vitamin D harian atau mingguan, terutama pada individu yang kekurangan vitamin D.

Nah, vitamin D ini bisa didapatkan dari beberapa sumber. Mulai dari sinar matahari pagi, suplemen, dan makanan-makanan yang mengandung vitamin D. Apa saja? Simak daftarnya seperti dirangkum dari Healthline.
Ikan salmon
Makanan tinggi vitamin D di urutan pertama adalah ikan salmon. Salmon adalah ikan berlemak yang populer dan sumber vitamin D yang bagus.
Menurut Database Komposisi Makanan Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu porsi atau 100 gram salmon Atlantik yang dibudidayakan, mengandung 526 IU vitamin D, atau 66 persen dari kebutuhan harian. Rata-rata, salmon juga mengandung 988 IU vitamin D per porsi atau 100 gram, yang berarti 124 persen dari kebutuhan harian.