Sampai sekarang belum ada yang bisa memastikan penyebab pasti bayi lahir bibir sumbing. Namun, masalah kelainan ini dikaitkan dengan banyak faktor risiko, salah satunya perkawinan saudara.
Ya, mereka yang memilih untuk menikah dengan saudara sendiri, misal pernikahan dengan sepupu, menurut Dokter Spesialis Bedah Plastik dr Yantoko, SpBP, meningkatkan risiko bayi lahir bibir sumbing.
"Praktik pernikahan saudara itu menjadi risiko tinggi bayi lahir dengan kondisi bibir sumbing. Karena itu, kami tidak merekomendasikan praktik tersebut," kata dr Yantoko dalam acara yang dihelat di kawasan Puncak, Jawa Barat, Selasa (25/5/2021).

Sayangnya, sambung dr Yantoko melanjutkan, sampai sekarang masih banyak ditemukan kasus pernikahan saudara tersebut. Maka dari itu, dia terus berupaya mengedukasi masyarakat mengenai risiko pernikahan saudara.