Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Candi Borobudur dan Arti Nama di Baliknya

Fatha Annisa , Jurnalis-Rabu, 19 Mei 2021 |17:02 WIB
Sejarah Candi Borobudur dan Arti Nama di Baliknya
Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah (Indonesia.Travel)
A
A
A

Bangunan Candi Borobudur terbagi ke dalam 10 tingkat dengan bentuk punden berundak. Ini menyimpan filosofi bahwa 10 tingkat tersebut adalah lambang tahapan dan proses hidup manusia. Ada enam teras berbentuk bujur sangkar yang di atasnya terdapat pelataran melingkar.

Dinding Candi dihiasi kira-kira 2.672 panel relief. Sedangkan 504 arca Budha berada di sana. Di puncak bangunan terdapat stupa besar yang menjadi mahkota.

Itu dikelilingi tiga barisan dari 72 stupa berlubang yang terdapat arca Budha duduk bersila di tengah bunga teratai sempurna dengan sikap tangan memutar roda dharma.

ilustrasi

Penemuan Candi Borobudur

Sir Thomas Stamford Raffles adalah orang yang pertama kali menemukan Candi Borobudur. Gubernur Jenderal Inggris ini menemukannya ketika ia tengah menghadiri kegiatan di Semarang dan mendengar informasi dari masyarakat bahwa di daerah Kedu ada susunan batu bergambar yang ditumbuhi semak belukar.

Candi tersebut lantas dibersihkan oleh orang Belanda utusan Raffles, lalu dilanjutkan oleh Residen Kedu bernama Hartman pada 1853.

Pemugaran pertama dilakukan pada tahun 1907 - 1911 oleh pemerintah Hindia Belanda pada bagian Arupadhatu (bagian atas candi). Sementara pemugaran kedua dilakukan pada tahun 1973 - 1983 oleh pemerintah Indonesia yang bekerja sama dengan UNESCO.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement