Pada 1950-an, Go Tik Swan memenuhi permintaan presiden dengan memadukan teknik batik daerah untuk memperkenalkan "Batik Indonesia".
Ia sangat menekuni setiap batik yang dibuatnya dan menganggap setiap helai batik memiliki makna filosofis. Tidak hanya terampil dalam membatik, Go Tik Swan juga seorang ahli keris dan pemain gamelan yang terampil.
Baca juga: Google Doodle Hari Ini Ingatkan Bermasker Ganda dan Jaga Jarak Cegah Covid-19
Pengabdiannya terhadap budaya Jawa membuatnya mendapat gelar Panembahan Hardjonegoro dari Kesultanan Surakarta.
"Selamat ulang tahun, Go Tik Swan," ungkap Google.
(Hantoro)