Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kue Sapik Sajian Khas Lebaran di Ranah Minang, Begini Cara Bikinnya

Suci Wulandari Putri , Jurnalis-Rabu, 12 Mei 2021 |10:00 WIB
Kue Sapik Sajian Khas Lebaran di Ranah Minang, Begini Cara Bikinnya
Kue sapik (Cookpad)
A
A
A

KUE sapik rasanya manis dan renyah. Ini menjadi kuliner khas Lebaran di Sumatera Barat. Dinamakan kue sapik, karena berdasarkan cara membuatnya yaitu dijepit, atau dalam bahasa Minang disapik.

Kue sapik memang persis kue semprong, bedanya kalau sapik tidak digulung. Jadi setelah diangkat dari cetakan, kue sapik langsung dilipat membentuk segitiga lalu dijepit.

Biasanya, jelang Hari Raya Idul Fitri, ibu-ibu di Sumatera Barat sudah sibuk membuat kue sapik untuk dihidangkan saat lebaran, atau dikirim ke sanak keluarga di perantauan yang tidak bisa pulang ke kampung halaman.

Baca juga: 5 Makanan Lezat Khas Ramadhan dari Seluruh Dunia, Nomor 3 Indonesia Punya

Perlu kesabaran dan ketelitian ketika membuat kue sapik, khususnya kepiawaian dalam membentuk kue sapik ketika masih panas. Jika anda ingin membuat kue sapik di rumah untuk hari lebaran nanti, caranya sangat gampang. Yuk simak cara membuat kue sapik:

Alat dan Bahan :

• Cetakan kue sapik

• Telur 3 butir

• Gula pasir 150 gram

• Santan 450 ml

• Margarin ( dilelehkan)

• Tepung beras 250 gram

• Garam secukupnya

Baca juga: Legitnya Wajik Kuliner Warisan Majapahit, Begini Resep dan Cara Bikinnya

• Kayu manis secukupnya

Cara Membuat:

1. Kocok telur hingga tercampur rata

2. Campur gula pasir berbarengan dengan tepung beras, dan garam

3. Masukan telur yang telah dikocok tadi ke adonan, aduk hingga rata

4. Masukan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk hingga tidak ada adonan yang menggumpal.

5. Tambahkan kayu manis, aduk kembali

6. Panaskan cetakan, kemudian balurkan margarin secukupnya (agar cetakan tidak kering)

7. Tuang adonan ke dalam cetakan (kira-kira 3 sdm)

8. Jepit/panggang sampai masak sambil sesekali cetakan dibalik agar kedua sisi kue matang merata.

ilustrasi

9. Keluarkan adonan, kemudian gulung atau lipat sesuai selera selagi kue masih panas agar kue dapat membentuk gulungan atau lipatan yang diinginkan. Ulangi hingga adonan habis

10. Sisihkan kue sapik yang sudah dingin dank eras serta garing, simpan di tempat tertutup agar kue tetap renyah.

Selamat mencoba!

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement