MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno memastikan progres pembangunan Sirkuit Mandalika dan kawasan ekonomi khusus sudah mematuhi Environmental, Social dan Governance (ESG) sebagai panduan.
"Selain kementerian sendiri memiliki panduan yang ketat, ITDC dengan pendanaan yang multilateral sangat berpegang pada ESG tadi," ujar Sandiaga saat meninjau sirkuit Mandalika di Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah.
Dalam kunjungan tersebut, Sandiaga juga menerima penyerahan pengadaan lahan 6,5 hektare dalam Penlok 2 (penetapan lokasi dua) untuk sirkuit MotoGP dari BPN. Begitu pula dengan Penlok 1 yang ganti ruginya sudah dibayarkan.
Baca juga: Percepat Pembangunan Mandalika, Ini yang Dilakukan Pemerintah
Oleh karena itu, kunjungan ini selain memastikan pembangunan infrastruktur berjalan, aspek lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat dan pelaku pariwisata NTB ditata kembali.
Masyarakat yang mendapatkan ganti rugi pembayaran lahan akan didampingi dan diberikan pelatihan untuk usaha.
"Mulai November tahun ini untuk Superbike sampai tahun depan Mandalika akan mulai dikunjungi ribuan orang. Ini peluang bagi masyarakat," jelas Sandi.
Selain itu untuk memastikan sukses penyelenggaraan event internasional itu, vaksinasi dan penerapan CHSE di destinasi wisata terbukti diakui oleh masyarakat internasional sejak gelaran Bali Democracy Forum.