Ia menyebut, peningkatan jumlah penumpang dari kedatangan internasional didominasi oleh para pekerja migran yang sengaja pulang lebih awal. "Untuk penumpang penerbangan internasional mayoritas didominasi para pekerja migran," katanya.
Nantinya di masa pelarangan mudik pada 6 - 17 Mei 2021, Bandara Juanda memastikan tetap bakal melayani masyarakat yang akan bepergian untuk sejumlah keperluan, alias bukan untuk mudik. Pihaknya bakal membatasi jam operasional bandara dari sebelumnya 18 jam, menjadi 12 jam di masa pelarangan mudik.
"Jam operasional kami optimalisasikan menjadi 12 jam pada periode arus libur lebaran tahun ini yang awalnya dimulai pukul 06.00 – 20.00 WIB dibatasi menjadi pukul 06.00 – 18.00 WIB," bebernya.
"Hal ini sejalan dengan program pemerintah yang meniadakan mudik demi menekan laju penyebaran Covid-19. Namun, setelah periode libur lebaran yaitu tanggal 18 Mei jam operasional kembali normal seperti pada periode era new normal dengan 14 jam operasional,” pungkasnya.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.