Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Taif Dijuluki Kota Mawar, Seperti Apa Sejarahnya?

Indah Salsabillah , Jurnalis-Kamis, 06 Mei 2021 |00:05 WIB
Kenapa Taif Dijuluki Kota Mawar, Seperti Apa Sejarahnya?
Pria memetik mawar di Taif, Arab Saudi (Foto SPA/Arab News)
A
A
A

Menurut Al-Amri, minggu ketiga dari awal produksi menandai puncak musim dan mawar mekar setiap tahun setelah tanam. Rata-rata 50 mawar per hari mekar setiap dianakan.

Sedangkan untuk produksi wewangiannya, Al-Amri mengatakan prosesenya melalui berapa tahapan.

"Antara 12.000-15.000 mawar ditempatkan dalam pot besar berisi 60 liter air. Panci ditutup rapat dan dipanaskan agar air menguap melalui pipa yang terhubung ke tangki air dan dibiarkan mengembun. Lalu dituang ke dalam botol berukuran 20 liter, di mana ekstrak minyaknya bisa ditemukan mengapung di permukaan air mawar yang intens,” jelasnya.

 ilustrasi

Minyak yang diekstraksi disebut aroos atau pengantin wanita. Air Aroos digunakan untuk tujuan pengobatan dan kosmetik, sedangkan air mawar biasa digunakan dalam makanan penutup.

Al-Amri mengatakan khasiat mawar Taif juga bermanfaat untuk jantung dan gigi. Jika dicampur dengan madu dan gula, air mawar dianggap sebagai obat dahak dan penyakit perut. Ini dapat membantu meredakan sakit kepala dan alergi. Kelopak mawar juga bisa ditambahkan ke dalam teh.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement