Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Punya Risiko Tinggi Tularkan Covid-19, Waspadai Klaster Alat Swab Bekas

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Senin, 03 Mei 2021 |13:17 WIB
Punya Risiko Tinggi Tularkan Covid-19, Waspadai Klaster Alat Swab Bekas
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PENIPUAN alat swab bekas memang sangat meresahkan masyarakat. Apalagi, praktik penipuan tersebut dilakukan oleh perusahaan milik pemerintah PT Kimia Farma.

Memang alat-alat seperti ini memang harus steril sebelum dilakukan pengujian. Lantas, apa jadinya jika alat yang digunakan tidak lagi higienis?

Dokter Spesialis Patologi Klinik Primaya Hospital Bekasi Barat, dr Dwi Fajaryani, SpPK, alat swab itu adalah produk sekali pakai. Jadi, sangat tidak disarankan untuk dipakai berulang.

"Alat swab yang dipakai untuk deteksi Covid-19 baik itu antigen maupun PCR adalah alat sekali pakai dan langsung dibuang setelahnya," tegas dr Dwi dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia, Senin (3/5/2021).

Dokter Dwi pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak membeli secara pribadi alat swab. Sebab, penggunaan alat swab itu harus dilakukan dan dalam pengawasan tenaga medis terlatih.

Lebih lanjut, dr. Selvi Josten, Sp.PK, Dokter Spesialis Patologi Klinik Primaya Hospital Makassar mengatakan bahwa penggunaan ulang alat swab malah berisiko tinggi menyebarkan virus ke orang lain.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement