Jumlah tersebut menggambarkan bahwa Islam masuk ke Indonesia melalui Wali Sembilan.
Awal mula proses pembangunan masjid ini terbilang di luar nalar manusia. Apalagi kayu 27 meter untuk masuk ke Dusun Gomang sangat sulit.
Sebab, medannya di perbukitan yang berbelok-belok dan naik-turun. Terlebih lagi dalam mendirikan tiang utamanya sangat susah, karena tidak menggunakan bantuan alat berat, hanya menggunakan lilitan bambu yang dibuat tali penarik.
Namun, berkat kekuatan Allah, tiang utama tersebut bisa berdiri tegak dan dapat dimanfaatkan untuk syiar Islam hingga sekarang. Masjid ini makmur karena menjadi tempat ibadah seperti shalat, mengaji, dan dakwah bagi para santri dan masyarakat sekitar.
(Salman Mardira)