Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Apa yang Harus Dipersiapkan?

Pradita Ananda , Jurnalis-Jum'at, 23 April 2021 |17:06 WIB
Jelang Sekolah Tatap Muka di Masa Pandemi, Apa yang Harus Dipersiapkan?
Sekolah (Foto: Okezone)
A
A
A

Kuartal kedua tahun 2021, sekira pada bulan Juli kegiatan belajar mengajar secara offline atau tatap muka secara langsung direncankan akan dimulai kembali.

Di satu sisi, vaksin Covid-19 yang diperuntukkan untuk anak sejauh ini belum tersedia. Batas usia termuda untuk penerima vaksin Covid-19, masih di batas ambang usia 18 tahun.

Tak ayal, banyak orang tua yang merasa khawatir hendak melepas anak-anaknya kembali bersekolah seperti sebelumnya karena takut anak bisa terinfeksi Covid-19. Lalu apa upaya pencegahan yang harus dilakukan menjelang sekolah tatap muka akan dimulai?

 Vaksin Covid-19

Disarankan oleh Prof Sri Rezeki S Hadinegoro Sp.A(K), spesialis kesehatan anak sekaligus ketua ITAGI Kementerian Kesehatan RI, untuk masalah ini yang pertama harus dipersiapkan adalah memastikan semua staf di sekolah mulai dari tenaga pengajar sampai pegawai lainnya, sudah divaksinasi Covid-19 secara lengkap.

“Vaksin Covid-19 untuk anak kan belum ada, sementara ini maka yang dipersiapkan itu vaksinasi pegawai sekolahannya, bapak ibu gurunya. Sebab, orang dewasa lah yang menularkan ke anak-anak. Semoga Mei sampai Juni mendatang semua sudah lengkap dosis keduanya(vaksin), ini harus dipenuhi banget sambil menunggu ketersediaan vaksin Covid-19 untuk anak,” jelas Prof Sri Rezeki S Hadinegoro Sp.A(K), dalam acara konferensi pers virtual ‘Pekan Imunisasi Dunia-Pentingnya Vaksinasi di Era Covid-19’, Jumat (23/4/2021).

Tak hanya upaya dari pihak sekolah, ditambahkan oleh dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Dirjen P2P Kemenkes RI, para orang tua diharapkan selalu sigap dan makin giat untuk mengajari anak tentang penerapan protokol kesehatan, terlebih menjelang masuk sekolah nanti.

“Kegiatan belajar mengajar tatap muka nanti enggak penuh, hanya tiga jam dan kapasitas hanya 50 persen karena bergantian. Tentu pengawasan dari guru, tenaga pendidik itu sangat penting terutama anak-anak remaja usia tanggung seperti anak SMP yang cenderung lebih susah diatur. Makanya orang tua, jangan lupa membekali anak soal penerapan protokol kesehatan sambil kita menunggu vaksin untuk anak ini,” pungkas dr.Nadia

(Dyah Ratna Meta Novia)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement